Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Kalah Versi Quick Count, Ilham-Aziz Klaim Menang di Real Count

Written By Blogger on Kamis, 24 Januari 2013 | 09.14


Makassar - Berdasarkan quick count lembaga survei, perolehan suara kandidat Cagub dan Cawagub Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahar Mudzakar (IA) kalah dibanding pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang). Namun berdasarkan real count timses, Ilham-Aziz mengklaim perolehan suaranya lebih banyak dibanding pasangan Sayang.

"Hasil penghitungan 'real' dari 24 kabupaten dan kota yang dilakukan tim kami hingga malam ini, dari data 80 persen suara yang masuk di server kami, hasilnya menggembirakan. Ternyata kami melakukan perimbangan dari kandidat lain yang telah lebih awal mengklaim menang berhasil hasil quick count. Bahkan hasilnya kami masih unggul," ujar Ilham dalam konferensi pers bersama calon wakilnya, Aziz Qahar, di sekretariat timses Ilham-Aziz, di Jalan Batu Putih, Makassar, kamis (24/1/2013).

Ilham tidak merinci persentase keunggulannya. Namun ia memastikan kubunya menang di 9 kabupaten dan kota, yakni Makassar, Maros, Pangkep, Bone, Wajo, Luwu, Luwu Utara, Palopo dan Enrekang.

Ilham menambahkan, bersama timnya, ia akan melakukan pendalaman di tiga kabupaten terkait hasil perolehan suaranya, yakni di Kab. Gowa, Tana Toraja dan Toraja Utara. Di kota yang dipimpinnya selama sekitar 9 tahun, Ilham meraih total suara di atas 55 persen dari sekitar 1 juta wajib pilih, dengan tingkat partisipasi pemilih 55 persen.

Quick count Citra Publik Indonesia (CPI) Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Group, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang mengungguli dua pesaingnya. Pasangan incumbent ini meraih 52,90 persen suara. Sedangkan pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz Qahhar Mudzakar (IA) mendapatkan 41,51 persen suara dan Andi Rudiyanto Asapa-Andi Nawir Pasinringi (Garuda-Na) hanya sebesar 5,58 persen suara. Hasil quick count Jaringan Suara Indonesia (JSI) juga melansir hasil serupa. Pasangan Sayang meraih sebanyak 53,24 persen, IA sebanyak 41,2 persen dan Garuda-Na hanya 5,56 persen.
(detik.com)

Sebuah fenomena menarik terjadi dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan ini. Meskipun dari hasil quick count menunjukkan kekalahan dengan selisih prosentase 10% pasangan ini berani mengklaim bahwa mereka menang di real count. Berdasarkan perhitungan yang sudah dilakukan dalam berbagai pemilu dengan selisih sekitar 10 % hampir dipastikan bahwa perhitungan quick count akan sama dengan hasil perhitungan real count.

Beda halnya jika selisih hasil suara dalam quick count sedikit yaitu kurang dari 5 %, maka hasil quick count tidak bisa dijadikan acuan karena dilakukan berdasarkan sampel, jadi masih ada kemungkinan tidak sesuai dengan hasil sebenarnya. Semua metode perhitungan menggunakan sampel memiliki margin error yaitu nilai toleransi yang disebabkan karena sifatnya hanya sampel atau sebagian kecil dari obyek yang dihitung. Prosentase margin error inipun bergantung pada jenis teknik sampling yang digunakan, jumlah sampel, serta sebaran sampel.

Namun demikian klaim pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz Qahhar Mudzakar masih bisa terjadi meskipun sangat kecil kemungkinannya. Dan kalau hal itu benar-benar terjadi kemungkinan besar metode/teknik samping yang digunakan dalam quick count  dilakukan tanpa memenuhi kaidah ilmiah atau memang terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh pelaku-pelaku quick count.

Jadi tunggu saja perhitungan manual versi KPUD karena bersifat resmi dan final.

0 komentar:

Posting Komentar