Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Tampilkan postingan dengan label Parpol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parpol. Tampilkan semua postingan

Presidium Penyelamatan Partai Golkar: Munas tetap digelar pada 2015

Written By GOJEK #GolekRejeki on Selasa, 02 Desember 2014 | 21.16

Foto: tribunnews.com/Herudin
Kekisruhan di salah satu partai tertua Indonesia ternyata masih terus berlanjut. Hal itu terjadi setelah Tim Presidium Penyelamatan Partai Golkar memastikan akan tetap menggelar Musyawarah Nasional Partai Golkar pada Januari 2015.

"Kami putuskan persiapan penyelenggaraan Munas di Jakarta pada Januari 2015. Sekitar tanggal 10-an lah. Kami sudah buat matriks penyelenggaraannya," ujar anggota Presidium Penyelamatan Partai Golkar, Agun Gunanjar, seusai rapat di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (2/12/2014) malam sebagaimana dirilis dari kompas. 

Hal itu juga sekaligus untuk menegaskan bahwa Presidium Penyelamatan Partai Golkar tidak terpengaruh dengan pelaksanaan Munas IX Golkar di Bali pada 30 November-3 Desember 2014 yang sampai saat ini masih terus berlangsung

Semua hal yang berkaitan dengan persiapan penyelenggaraan Munas di Jakarta telah dilakukan. Ia juga menegaskan bahwa  Munas yang akan digelar di Jakarta berbeda dengan Munas yang saat ini tengah berlangsung di Bali.  Agun juga mengatakan bahwa Munas versi Presidium Penyelamatan Partai Golkar ini terbuka bagi semua kader Golkar, termasuk yang saat ini mengikuti Munas di Bali. Pihaknya juga akan mengundang para sesepuh-sesepuh partai untuk bergabung.

Hal senada juga dikemukakan oleh Ketua Presidium Penyelamatan Partai Golkar, Agung Laksono, Rabu (3/12/2014)

"Persiapan Munas Januari jalan terus, kita optimis bisa terselenggara, tempat di Jakarta dan tanggal masih belum ditentukan" katanya via detik.com


21.16 | 0 komentar

Partai Damai Sejahtera Bergabung dengan PAN

Written By GOJEK #GolekRejeki on Senin, 11 Februari 2013 | 22.23


Partai Damai Sejahtera akan menjalin koalisi dengan Partai Amanat Nasional pada Pemilu 2014. Penyatuan dua partai ini bertujuan untuk merawat konstituen dan menyalurkan aspirasi politiknya.

"PAN menghargai pluralitas dan kemanusiaan," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu PAN, Viva Yoga Mauladi, melalui pesan pendek, Selasa, 12 Februari 2013. Menurut Viva, PAN tidak membedakan agama, suku, etnis, budaya, dan jenis kelamin. "Jadi masuknya PDS sesuai dengan platform PAN," kata dia.

Viva menjelaskan, penyatuan ini bertujuan untuk menyatukan kekuatan politik. Menurut dia, partai-partai ini memiliki kesamaan perjuangan, yaitu untuk membangun Indonesia baru. "Kami ingin menambah perolehan suara di PAN nanti," kata Viva.

Sebelum menerima PDS, Partai Bintang Reformasi juga telah menggabungkan diri dengan PAN secara struktural. Penggabungan ini dilakukan mulai tingkat pusat hingga daerah. Selain dua partai ini, partai yang kemungkinan besar akan bergabung ke PAN adalan Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) dan Partai Matahari Bangsa (PMB). (sumber: tempo.co)

Sebuah langkah strategis diambil oleh pimpinan Partai Amanat Nasional dan Partai Damai Sejahtera. Sebagai partai menengah yang menginginkan suara maksimal agar bisa mencalonkan Ketua Umumnya (Hatta Rajasa) sebagai Presiden RI, gebrakan yang dilakukan PAN melai terasa. Keinginan merubah image dari partai warga Muhammadiyah menjadi partai yang benar-benar nasionalis dilakukan dengan berbagai pendekatan terutama kepada umat beragama lain. Kegiatan natal bersama yang dilakukan di Papua serta imlek bersama merupakan langkah awal yang akan terus dilakukan.

Dan dengan bergabungnya Partai Damai Sejahtera yang dinyatakan tidak lolos sebagai partai peserta pemilu 2014 maka kenasionalisme-an Partai Amanat Nasional akan lebih diakui oleh berbagai kalangan. Meskipun ada kemungkian juga banyak kader loyal PAN yang akan hengkang terutama kader yang latarbelakang agamanya kuat.
22.23 | 2 komentar

8 solusi SBY selamatkan Partai Demokrat

Written By GOJEK #GolekRejeki on Sabtu, 09 Februari 2013 | 23.45

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan 8 solusi untuk mengatasi masalah yang sedang dialami Partai Demokrat. Dalam jumpa pers di kediamannya, Jumat (8/2) malam, SBY mengatakan memimpin langsung upaya penyelamatan partai.


Berikut pidato lengkap SBY:
Saya akan menyampaikan opsi dan solusi yang akan ditempuh dan dijalankan PD untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh PD. Tekad kami adalah ingin melakukan tindakan yang cepat dan nyata bagi penyelamatan partai yang itu dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:
1. Ketua Majelis Tinggi bertugas berwenang dan bertanggungjawab untuk memimpin penyelamatan dan konsolidasi partai.

2. Segala keputusan kebijakan dan tindakan partai ditentukan dan dijalankan oleh Majelis Tinggi Partai. Ketua Majelis tinggi partai mengambil keputusan dan arahan penting yang strategis.

3. Elemen-elemen utama partai, utamanya fraksi DPR beserta dewan pimpinan daerah dan DPC berada dalam kendali dan bertanggungjawab kepada partai kepada Majelis Tinggi sesuai hirarki partai.

4. Majelis Tinggi Partai melakukan penataan organisasi partai untuk meningkatkan kredibilitas partai.

5. Keputusan Majelis Tinggi partai mutlak dijalankan. Dan yang tidak menjalankan akan diberikan sanksi tegas. Termasuk yang tidak nyaman dengan kondisi elektabilitas PD sekarang ini dan atau yang tidak suka dengan kebijakan penyelamatan partai yang dipimpin ketua MT partai kita silakan meninggalkan partai dan kita ucapkan terimakasih dan kita isi dengan pejabat partai yang baru.

6. Penertiban partai yang dilakukan Majelis Tinggi berakhir setelah nama baik dan kondisi partai kembali pulih dan normal.

7. Kepada Ketua Umum Partai Demokrat saudara Anas Urbaningrum yang tetap menjabat wakil Majelis Tinggi sementara saya memimpin langsung gerakan penataan pembersihan dan penataan partai ini, saya berikan kesempatan untuk untuk menghadapi masalah hukum dengan harapan keadilan benar-benar tegak dan tim hukum siap untuk memberikan bantuan hukum.

8. Dengan ridho Allah SWT, Partai Demokrat melakukan penataan dan pembersihan partai dari unsur-unsur negatif dulu, baru melakukan ikhtiar untuk pembersihan pada pemilu 2014 mendatang.

(Sumber:  Merdeka.com )
23.45 | 0 komentar

Alasan Mundurnya Hary Tanoesoedibjo dan Prediksi Ke depan

Written By GOJEK #GolekRejeki on Senin, 21 Januari 2013 | 03.27


Hary Tanoesoedibjo dan Ahmad Rofiq(foto: detik.com)
Partai Nasdem (Nasional Demokrat) merupakan partai yang fenomenal dan penuh kejutan dalam dunia perpolitikan Indonesia. Kejutan pertama adalah lolosnya Partai Nasdem dalam Verifikasi yang dilakukan oleh KPU sehingga dinyatakan sebagai satu-satunya partai baru yang lolos dan dinyatakan layak untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum tahun 2014.

Kejutan kedua adalah mundurnya Ketua Dewan Pakar Partai Nasional Demokrat, Hary Tanoesoedibjo yang diikuti oleh pendukung-pendukungnya yang rata-rata merupakan barisan Pengurus Muda dalam Partai Nasdem. Mundurnya pilar-pilar penting partai Nasdem tersebut tidak lain disebabkan karena perbedaan visi politik antara Surya Paloh dengan Hary Tanoesoedibjo sehingga menimbulkan perpecahan di partai tersebut. 

Masalahnya sederhana, saya melihat Partai NasDem sudah berkembang dengan baik dan mayoritas pengurus NasDem di daerah itu adalah kalangan muda. NasDem sangat bisa diterima kalangan muda, sekitar 70 persen adalah anak muda, dan tentunya saya ingin pertahankan struktur kepengurusan yang berlangsung tanpa ada perubahan karena saya kira yang senior mendorong kaum muda supaya bekerja lebih keras lebih giat.

Namun Surya Paloh sebagai ketua majelis ingin perubahan, beliau ingin langsung terjun sebagai ketua umum, ini bukan berarti konflik saya secara pribadi. Tapi secara organisasi ada perbedaan sehingga pada satu titik saya harus mengambil keputusan. (Hari Tanoe, 21 Januari 2013)

Mundurnya Hary Tanoe pasti akan memberikan dampak yang cukup besar bagi perkembangan Partai Nasdem. Sebagaimana diketahui bersama, Surya Paloh dan Hary Tanoesoedibjo merupakan dua raja media yang sangat berpengaruh di Indonesia. Surya Paloh melalui jaringan Metro TV dan Media Indonesia memang masih bisa membesarkan Partai tersebut, tapi tetap saja kurang efektif karena segmen kedua media tersebut adalah "orang kantoran dan orang pintar", berbeda dengan segmen MNC Group yang lebih beragam.

Sebenarnya kebesaran Partai Nasdem masih dapat dipertahankan apabila kedua tokoh besar tersebut mampu mengendalikan dan menyatukan ego mereka. Kendati tetap akan menyisakan bom waktu, penyatuan kedua tokoh ini minimal untuk jangka waktu pendek (sampai pemilihan umum 2014) akan memberikan dampak kejut bagi parta-partai lain terutama Golkar yang dianggap kakak kandungnya serta Partai Demokrat yang suaranya menurun karena isu korupsi yang melanda.

Dan sebuah keuntungan yang cukup besar bagi partai lain apabila Hary Tanoesoedibjo bersama gerbong-gerbong politiknya bisa bergabung. Dan salah satu Partai yang memiliki kesamaan idiologi maupun visi politik yang paling mendekati dengan kubu Hary Tanoe adalah Partai Gerindra. Tapi tidak menutup kemungkinan jika Beliau bergabung dengan partai yang lain atau mendirikan ormas baru dan pada saat yang tepat mendeklarasikan ormas tersebut menjadi sebuah partai Politik baru layaknya Partai Nasdem yang sudah dibesarkannya.
03.27 | 0 komentar

Total Tayangan Halaman